Monday >.< again

Here I am…back to monday, again. Hehehehe 3 hari belakangan ini gue mengalami kesulitan di rumah. Masalah dengan beberapa personil rumah n berefek gue jadi ga betah di rumah. Gue sebenernya malas berkonflik tapi capek juga kalau mengalah terus. Akhirnya gue pilih jalan diam saja. Mendiamkan mereka maksudnya. Ngomong malah ribut, ga ngomong seenaknya..wuah malas nya. Cuti kemaren bukannya menyenangkan malah jadi menyebalkan, hiks.

Kayaknya gue kebanyakan beli kristik neh 2 bulan terakhir, coba hitung berapa (sbnnrnya ga banyak tapi krn ngerjainnya lama jd banyak), hmmmm Coronation and the street (ikt PO rame2), Kit China (The last supper, 9Koi, Pink Ladies Party, Dance of the roses, Quiltmaker). Kalo di list gini kok dikit yaak? Kalo di rumah liatnya serasa bertumpuk. Coba hitung brp WIP: Java Wed, Row of Love (ga kelar2), Royal holiday, etc. Waaah WIPnya yang banyaaak….malas nyebutinnya…hihihihi malu…dah tau gini masih aja lirik2 kanan kiri kalo nge-fb. Btw kdg gue merasa waktu gue habis utk Fb-an ketimbang buat kristik, hhihiihihi, makanya projectnya ga beres.

Tapi yaaah kristik kan untuk dinikmati ya kan? Ga usah buru2. Alasan banget ga sih gue. Gue lagi seneng baca seri Little House. Yang gue kemaren Rumah Kecil di Padang Rumput-Laura Ingalls Wilder. Diterbitin sama Libri. Kemaren sempet download ebooknya saking ga sabar pengen baca seri pertamanya, English version, bikin males bacanya, tapi ternyata kosakatanya cukup sederhana yang ga ngerti gue buka kamus. Pegelna karena harus buka laptop. ntar gue coba nulis reviewnya…sekarang lom gt dapat mood nulisnya.

Make A Wish

Judul di atas itu berasal dari komik yang kubaca dengan judul manga “Let’s make a wish” / “Kujira No Mejirushi” karya Sao Takebayashi. Sekilas melihat covernya seperti buku komik biasa aja yang berkisah soal anak-anak. Tapi begitu kubaca isinya, berkali-kali aku terharu.

Buku ini mengisahkan mengenai kisah nyata perjuangan para pasien anak-anak memenuhi impiannya meski mereka sedang mengalami sakit parah. Sakit parah yang kumaksud di sini adalah sakit seperti Leukimia, Glioma, Neuroblastoma, dll. Penyakit-penyakit seperti tumor dan kanker ganas ini harus dialami oleh Daiki (kelas 1 SD) dan Mio (kelas 6SD).

Daiki yang bernama lengkap Daiki Ishikawa diketahui mengidap Neuroblastoma atau kanker syaraf yang sudah mencapai stadium 4. Daiki yang sehari-harinya dikenal sebagai anak yang periang, tidak bisa diam, gemar berenang dan sangat disenangi oleh teman-temannya itu, tiba-tiba saja mengalami demam dan sakit di beberapa bagian tubuhnya. Awalnya kedua orang tua Daiki mengira Daiki hanyalah demam biasa karena ia terlalu lelah bermain tapi setelah dibawa ke dokter, Daiki divonis menderita kanker syaraf.

Tentu saja ibu Daiki tidak terima, namun ia melihat kondisi Daiki semakin menurun dan harus diopname juga berhenti sekolah. Selama opname Daiki tidak diberitahu mengenai penyakitnya, karena ibunya khawatir Daiki tidak bisa menerima kenyataan itu. Dokter yang menangani Daiki, berpesan bahwa apapun yang terjadi anak-anak tidak boleh dibohongi karena sekali mereka dibohongi maka mereka tidak akan lagi percaya pada orang dewasa. Dan hal ini akan memperlambat penyembuhannya. Jika tidak ingin berbohong maka batasi saja yang harus diketahui oleh anak. Hal ini pula yang dilakukan oleh ibu Daiki. Tapi suatu saat ketika Daiki menanyakan penyakitnya dan menatap lurus ke mata ibunya, sang ibu mengerti bahwa ia harus menjelaskan penyakit Daiki yang sesungguhnya. Di luar dugaan, Daiki mampu menerima kenyataan itu dengan tabah. Ia kasihan melihat ibunya terus berjuang menemaninya di RS, dan ia juga sedih karena tidak bisa mewujudkan impiannya.

Ketika penyakit Daiki sampai pada puncaknya, dokternya meminta sang ibu memenuhi apapun yang diinginkan oleh Daiki selagi Daiki masih memiliki kesempatan untuk menikmatinya. Sang ibu pun menanyakan apakah yang menjadi keinginan putranya itu, dan Daiki menjawab “Aku ingin jalan-jalan ke Disneyland sekeluarga”. Mendengar jawaban Daiki, sang ibu terdiam. Disneyland jaraknya cukup jauh dari RS, kondisi Daiki tidak memungkinkan, selain itu darimana mereka memperoleh biaya berpergian karena selama ini semua biaya tercurah untuk pengobatan Daiki.

Saat kebingungan bagaimana caranya memenuhi keinginan Daiki, ibunya melihat poster Make A Wish Japan. Di sana tertulis bahwa organisasi ini akan berusaha memenuhi harapan anak-anak yang divonis menderita penyakit berat selagi mereka masih memiliki kesempatan. Tanpa pikir panjang sang ibu langsung mengontak dan mendapat jawaban positif dari MAWJ. Daiki beserta keluarganya jalan-jalan ke Disneyland dan menginap di Hotel Sheraton. Dan rupanya setiba di sana Daiki menemukan impiannya yang lain, ia ingin menjadi direktur utama Sheraton selama sehari. MAWJ kembali mengabulkan impian Daiki.

Daiki mengajukan usulan mengenai lambang Sheraton yang bisa dilihat dari udara dan ia mengajukan bagaimana jika lambangnya ikan paus biru. Deg-degan dan cemas apakah usulnya akan diterima oleh para karyawan Sheraton berakhir dengan rasa lega ketika melihat mereka semua menerima usul Daiki dengan antusias dan segera mengerjakannya. Daiki berharap bahwa kelak anak-anak sepertinya juga bisa menginap di hotel ini dan merasakan pengalaman seperti dirinya.

Setelah lambang Sheraton selesai dibuat, Daiki menerima foto dan ucapan terima kasih dari Sheraton atas usulannya itu dan menawarkan kembali posisi Direktur padanya, namun ia menolak dan menjawab biar anak lain saja yang mengisi posisi itu, baginya sekali saja sudah cukup. Beberapa hari kemudian, Daiki pun mengembuskan nafas terakhirnya, namun semangat, keceriaan, dan kenangannya tak akan pernah terhapus dari ingatan karena Daiki telah berupaya memberikan yang terbaik semasa hidupnya.

Selain Daiki Ishikawa, di buku ini juga mengisahkan perjuangan Mio Shimizu yang harus meninggalkan sekolah dan teman-temannya demi berjuang mengobati penyakitnya. Anda bisa membaca dengan membeli komiknya di toko buku terdekat di kota anda. Semoga kisah mereka semakin membuka mata hati kita untuk selalu bersyukur atas kehidupan ini.

Hidup itu Anugerah, Hidup itu Hadiah.

Betapa bahagia yang menyadarinya, betapa ringan langkah mereka

(Diambil dari buku biru GEMA Bandung)

NOTE: Yayasan Make A Wish ini sungguh ada dan telah dibangun sejak 1980 di berbagai negara. Anda bisa mengunjungi website Make-A-Wish Foundation untuk mengetahui lebih lanjut mengenai yayasan ini. Siapa tahu kita bisa membantu Daiki dan Mio lain yang kurang beruntung namun memiliki impian dan semangat tinggi untuk mewujudkan impiannya menjadi kenyataan.

Cowok-cowok yang pernah kusuka

Hahahai….tiba-tiba aja kepikiran mau posting ini…ga penting emang sih,…kita mulai aja dari yang pertama yaaa…Hmmm orang pertama yang serius kutaksir..(sebelumnya juga ada cuma ga serius) itu guru bahasa inggrisku di waktu SMP. Genit yaa…masih SMP udah naksir-naksir…beda usia kami 13 tahun…kurasa dia ini yang membentuk pria idealku selanjutnya. Soalnya setelah kupikir2 neh ..cowok lainnya yang kutaksir itu rata2 kesannya mirip sama guruku ini…hahaha first love never die…orangnya sih sebenernya biasa aja..tapi di mataku dia itu extraordinary person….orangnya gemuk…tapi ga lelet malah gesit…kulitnya sawo matang gitu…n senyumnya manis banget…hehehe di mataku pokoknya dia tuh ganteng banget, meski teman2ku bilang ga ngerti dimana bagus n gantengnya dia. Soalnya dia tuh guru yang galak tapi herannya dia sangat dicintai kami semua. Memang cara ngajarnya bagus n yang jelas berkat dia juga aku bisa suka banget sama bahasa Inggris. Dan aku dulu pernah bikin janji di dalam hati “Kelak kalau aku udah sukses, aku akan datang ke Yogyakarta n menyatakan perasaanku sama dia”

Ternyata? Well aku diajar dia dari kelas 2 SMP sampe kelas 1 SMA. Selama itu juga aku suka sama dia n berakhir ketika dia menikah. Patah hati banget waktu itu. Aku lom jadi apa2 eeh dia udah sama orang lain. Tapi waktu berlalu perasaan itu berubah jadi kekaguman dan kenangan manis. Bagaimanapun dia orang yang berjasa bagiku. Sekarang ini aku kerja dekat SMPku dulu n dia masih di sana cuma karena aku lom merasa sukses, aku lom berani nemuin dia lagi bahkan meski kami ada reuni-an. Mungkin suatu saat nanti…kami akan bertemu lagi.

 

Orang kedua yang kusukai, well kok jadi kayak alphabet yaaa…hmm dia seorang frater yang bertugas di parokiku di sini…beda usiana 16 tahun..wwakakaka makin jauh aja yaa bedanya…boleh percaya boleh ga…tapi dia mirip sama cinta pertamaku…hehe kesannya aja sih. Frater ini lebih tinggi, gemuk (nah ini sama), dan putih. Orangnya galak, judes n jauh dari kata ramah. Meski menurutku kadang dia tuh galaknya ke aku doang, ama yang laen dia ramah n suka ketawa-ketiwi, nyebelin banget kan? N yes believe me, dia orangnya emang super nyebelin. Sampe sekarang pun dia masih super nyebelin. Tapi….justru sama dia ini aku ngalamin “Love at first sight” …serius..aku yang ga percaya sama cinta pada pandangan pertama ternyata sama dia aku justru langsung suka sejak pertama kali menatapnya di bawah kanopi gereja.

Jadi waktu itu dia baru aja dikenalin ke kami semua. Aku hanya ngeliat dia dari jauh aja, ga berani mendekat…cuma dasar penasaran…ya aku lirik juga dikit2…nah pas aku ngelirik dia ini eeeh pas dia juga ngeliat ke arahku…mata kami saling bertatapan beberapa detik…n sejak itu..dia selalu di otakku. Nyatain? Wueh jelas ga berani….orangnya galak booo. efek bagusnya mungkin aku jadi rajin ke gereja n rajin misa pagi. Wakakaka dia orangnya rajin misa pagi sih jadilah aku ikutan demi menatap dia. N kesempatan ngobrol pertama pun datang …aku ditugasin sama guruku untuk mewawancarai kaum biarawan di gerejaku. Sejak dapat tugas itu aku sebenernya pengen wawancara sama dia yaah sekalian pedekate gitu…tapi…gimana mintanya…kami ga pernah ngobrol..ngomong cuma sebatas “Met pagi”, “met siang”, n “met malem”. Ya udah karena ga berani akhirnya aku wawancara sama pastorku aja.

Eeeeeh pas hari H wawancara, si pastor ada tugas laen yang menurut dia lebih penting jadi dia batalin wawancara sama aku n karena saat itu si frater lagi nganggur, dia minta frater yang kutaksir gantiin dia….waaaah panik banget deeeh rasanya, ga ada persiapan mental eh hati maksudnya…tapi yaaa gimana lagi..dia udah keluar…n begitu dia di hadapanku yang terucap di hatiku “Ganteng banget sih kamu pagi ini”..hohohohoho..padahal saat itu tuh rambutnya lagi kusut n dia mandi keringat karena udara emang panas banget.  Love is blind. Ya udah deeeeh…aku saat itu ga bawa pulpen ga bawa kertas karena niat awal yaa minta aja ke pastorku…eh diganti sama pujaan hati…ga berani minta deh jadi kubilang aja aku punya memori yang bagus pas dia nanyain kok aku ga bawa apa2…dia langsung masuk ke dalam n bawa kertas sama pulpen untukku…Dia baeeeek jugaaa yaaa…makin sukaaaaa…wawancara oke. N tinggal foto bareng…hikssss…aku seneng dapat tugas begini, sering2 deeh. Fotonyaaa kucetak triple…satu buat tugasku,…satu di album foto, satu lagi kuedit dulu jadi tinggal dia aja minus aku…kutaruh di…dompet. Yeeeaaah….Waktu terus berlalu tibalah saat dia untuk pindah, aku minta dia isi semacam buku kenangan gitu soal profil n biodata…dia setuju aja…n dia kembaliin di hari dia mau pindah…aku inget aku megangin tangannya mulu kayak anak kecil n ga mau dilepas…tapi akhirnya kulepas juga soalnya dia jadi heraaan…n pas kubaca buku biodata itu…Dia ga ngisi biodataaaaa malah ngisi kata2 puisi ga jelas pake pulpen yang warnanya ga jelasss juga….pas kutanya kenapa pake pulpen begini, dia bilang “ya adanya itu”, nyebelin kan???

Ya udah sejak itu kami jarang ketemu lagi, aku sempat ngunjungin dia beberapa kali di Bandung…makan bareng n jalan2 bareng…pas saat itu dia dibotakin…lucu deeeh mukanya tapi teteeeeep ganteng di mataku…hahahaha. Oh ya dia sempet ngirimin aku kartu natal n di dalamnya dia kirim foto dia lagi sendiri….n wow fotonya bagus banget ….langsung kuedit…n fotonya kutaruh lagi di…..DOMPET. wakakaka. Aku selalu berdoa semoga aku bisa datang n meluk dia di hari dia tahbisan imamat. Eeeh beberapa tahun kemudian Tuhan mengabulkan doaku. Aku bisa datang ke tahbisannya, bisa memeluk n mengucapkan selamat sambil cipika cipiki…kalau ga lagi acara gini sih ga mungkin banget deh aku bisa begitu. Dia terasa hangat…n yaaaa sekarang kami masih komunikasi tapi sebatas kakak-adik ketemu gede aja. But however aku bersyukur bisa ketemu dia….

Import Kristik

Ngeliat maraknya toko kristik di fb jadi pengen juga buka toko…hahaha untuk paketan cina yang susah awalnya itu cari alamat webnya. Beneran deh ga cukup cuma tau nama merknya aja…harus tau webnya. N ga bisa dicari di Google. LOL susahnyaaa….kalaupun import sendiri gimana yaaah caranya…hehe…bingung say…soalnya kalau kita buka PO kan biasanya orang DP ga mau gede2 apalagi toko baru. Berarti kita nombokin dulu kan? N lagian kita sendiri harus nyoba pesen dulu di beberapa toko n bandingin kualitas kain, benang, pelayanan, sama gambar kali ye? Hehehehehe….gimana yaaa…..mungkin langkah pertama adalah buat paypal dulu…denger2 sih kalau bayar pake paypal keamanannya terjamin banget…

Wed Weddy

Hari yang cerah banget…awan keliatan jelas n langit sangat biru n cuaca sangat panas….wrrr. Barusan dikasih info kalao barangnya sudah datang…hohohoho ini baru kloter 1…masih ada 2 kloter lagi..wakakaka tapi udah naksir lagi bantal…gawat ga sih. Tapi untuk bantal gue ga ambil dulu lah…lagi banyak tagihan nich.

Hari ini katanya ada photo shoot buat yearbook…kita disuruh bikin huruf initial nama skolahan…di lapangan basket..panas2an…susah banget ngaturnya..eh giliran hurufnya udh jadi disuruh balik…capek deh..ya udh gue beli aja coklat bubble gt deh untuk dinginin kepala yang abis kepanggang matahari…

Mau beli pola yang girls itu …eh judulnya best of friends ….nemu di artecy sama Golden Kite,….pola warnanya 125..kl yg ditawarin sblmnya 75…cuma soft copy,…..polanya…hmm bagus juga sih…yah mikir2 dulu dehh…

bentar lagi waktu lunch neh…pengen cepat pulang…di rumah nyokap masak setup tape…yummy

>.<

Ngantuuuuukkk…kata ini akrab banget sama gue belakangan ini. Biasanya emang gue tukang tidur…n malah seringnya kebanyakan tidur, eh udah seminggu ini gue rada sulit tidur di malam hari. Bukan karena main atau baca, tapi karena gue takut. Ada sodara yang meninggal jadinya gue suka kebayang2 gimana gitu, yah intinya jadi parno gitu deh. Setelah 3 hari udah lumayan bisa tidur, eh kerjaan banyak banget. Terpaksalah ngerjain seharian, bahkan sabtu minggu aja ga bisa istirahat ngerjain kerjaan. Mau protes ya emang udah kerjaannya. Gimana dong…? Ya dikerjain aja kan.

Semangat gue di kantor emang lagi turun drastis, ga tau kenapa atmosfer di kantor kok makin ga enak aja. Berusaha sih dinikmatin tapi masih tetap kerasa ga enaknya. Jadi kalau setiap pagi bangun tuh pikirannya ga semangat. Kenapa ya? Padahal ya orangnya sama juga, masalahnya yah itu2 juga. Mungkin karena kurang tidur jadi ga fresh kali. Siapa tau ya ga.

Gue lagi sebeel sama para olshop kristik di fb. Masa mereka buka PO barang pada bulan yang sama siiih…kan gue jadi ga bisa beli secara gue udah pesen lumayan banyak di toko pertama yang buka PO. Eh 1-2 minggu kemudian, beberapa OS pada buka PO atau ngeluarin barang baru. Pengen banget beli, tapi nginget PO pertama yang lom lunas jadi terpaksa mingkem n cuma bisa ngeliatin aja dengan tatapan pengen ke album2 PO. Mana keren2 banget lagi gambarnya, sayangnya diikuti harganya yang ikutan keren juga. Sebenernya mungkin harganya wajar ya, cuma karena kantong lg tipis ya tetap terasa berat juga. yah apa boleh buat mungkin PO selanjutnya baru bisa pesen.

Target selanjutnya adalah koleksi kain 16ct n 18ct, maunya sih yang udah digrid ya…sekali lagi masalahnya di harga. akhirnya milih garisin sendiri aja dengan pulpen harga ekonomis n refillnya. Wakakakaka. Ngeliatin paketan cina aduuh gambarnya ga kalah dengan paketan USA n Eropa. Cuma satu yang bikin kesel, kali ini bukan harga karena harga kit cina tuh jauuuh lebih ekonomis ketimbang paketan USA. Alasannya kali ini ukuran kainnya gede banget, 11 ct. Mau cari 14ct syusssaah nya minta ampun deh. Katanya sih customer sana senengnya 11ct jadi mereka kebanyakan ga stok 14ct. memang bisa aja gue beli sendiri kainnya terpisah dari paket. but kain yang di paket mau dikemanain dong? Dijual juga susah lha ukurannya kan sesuai gambar di paket.

Paling ya kalau kebelet banget yah beli polanya n minta dibuatin sendiri paketnya sama olshop atau…nyicil kain n benangnya kayak dulu. Sekarang gue lebih condong beli paketan sini. Murah n ga susah cari kode benangnya. Tapi ga semua paket sesuai kemauan kita sih. ahh berhubung gue gila krsitik gimana kalau gue jualan kristik aja? Gue liat di fb para olshop kristik makin banyak tapi laku2 aja tuuh. Gimana yee..hehehe. Terus keuntungannya dipake buat beli kristik lagi. Wakakaka…sama aja ya.