Asal Kau Bahagia – Armada

Satu lagu yang sekarang menggema di hatiku (cieeee…)

Asalkan kau bahagia by Armada

Yank…kemarin ku melihatmu
Kau bertemu dengannya
Ku.. rasa sekarang kau masih
Memikirkan tentang dia

Apa kurangnya aku
di dalam hidupmu
Hingga kau curangi aku..

Katakanlah sekarang
Bahwa kau tak bahagia
Aku punya ragamu
Tapi tidak hatimu.. (the saddest part)

Kau tak perlu berbohong
Kau masih menginginkannya
Ku rela kau dengannya
Asalkan kau bahagia

Yang ku rasa sekarang kau masih
Memikirkan tentang dia

Apa kurangnya aku
di dalam hidupmu
Hingga kau curangi aku..

Katakanlah sekarang
Bahwa kau tak bahagia
Aku punya ragamu
Tapi tidak hatimu..

Kau tak perlu berbohong
Kau masih menginginkannya
Ku rela kau dengannya
Asalkan kau bahagia

Katakanlah sekarang
Bahwa kau tak bahagia
Aku punya ragamu
Tapi tidak hatimu..

Kau tak perlu berbohong
Kau masih menginginkannya
Ku rela kau dengannya
Asalkan kau bahagia
Asalkan kau bahagia

My thoughts:

Menurut gue, lagu ini bener banget.. dan sangat mengena.

Mungkin.. memang pahit, saat kita mengetahui bahwa pasangan kita tidak lagi mencintai kita, terutama saat perasaan kita ke dia masih sama seperti dulu, masih sangat mencintainya.

Tapi … apakah kita akan senang saat kita mengetahui bahwa pasangan kita sebenarnya tidak lagi bahagia saat bersama dengan kita? Apalagi jika dia diam-diam menyukai orang lain.

Jadi.. meski pahit.. menurut gue lebih baik jujur dan apa adanya .. karena hati tak akan bisa berbohong. Kita tahu dengan jelas isi hati kita yang sesungguhnya, apa yang kita inginkan, apa yang kita pikirkan. Berbohong karena tidak ingin menyakiti mungkin hanya akan bertahan sementara saja, tapi tidak bisa selamanya kan?

Karena hati selalu mengetahui di mana dia ingin berlabuh …

Advertisements

Reading Challenge 2018

Yup..yup..tiba saatnya bagi saya untuk update reading challenge di Goodreads. Di tahun 2017, saya berhasil menyelesaikan tantangan membaca 50 buku dalam setahun, malah melebihi jumlah target awal yaitu 55 buku!!.

Ini buktinya (kalau ga ada nanti dibilang hoax, hehehe 😀 ):

Screen Shot 2018-01-22 at 9.27.29 AM

Dan ternyata, saya baru tahu kalau ada datanya, ini nih buku terpendek dan terpanjang yang saya baca di tahun 2017:

Screen Shot 2018-01-22 at 9.27.39 AM

Dan tahun ini target saya berapa?? Ini nih targetnya:

Screen Shot 2018-01-22 at 9.23.28 AM

Yes, target saya tahun ini 75 buku. Lebih banyak 25 buku dari tahun 2017. Doakan semoga saya sukses ya. Nanti di tahun 2019, saya update lagi.

List baca saya di awal tahun ini lebih banyak untuk kategori Children Books. Yes, I’m a huge fans of Classic Children Books / Literature. These are some of my wishlists:

Screen Shot 2018-01-22 at 9.23.42 AM

Some of them that originally wrote by Enid Blyton had finished, but I totally have no ideas that the stories (that I adore so much) is continued by different author (Pamela Cox). How good that can be? Pretty good!

Screen Shot 2018-01-22 at 9.23.52 AM

So, my plan is to buy all those books through Google Play Book / Kindle since I don’t think I will be able to get the translated books here.

Other than Enid Blyton, I also have some interest to the same kind of series of children books such as:

Screen Shot 2018-01-22 at 9.38.23 AM

Screen Shot 2018-01-22 at 9.39.17 AM

Screen Shot 2018-01-22 at 9.40.19 AM

Screen Shot 2018-01-22 at 9.48.50 AM

The good things if I buy ebooks is I can have free sample/ preview before I decided to buy. The bad things is? Well ……..NONE!

I’m glad that I found new series to read, and I can’t wait to read all of them…!

See you in the next post….

Makan di Nasi Uduk Ci Lemy – Gading Serpong

Yeay..nemu tempat makan baru lagi nich…hahaha sebenernya sih bukan tempat makannya yang baru berdiri, tapi gue nya yang baru nemu n tau tempat ini. Gue tau tempat ini dari blog Urukyu, n sejak itu penasaran pengen coba, n hari ini kesampaian deh berkunjung ke sana.

Yang mau makan ke sana juga..ini alamatnya ya: Jl. Gading Serpong Boulevard Blok AA3 No.45, Pakulonan Bar., Klp. Dua, Tangerang, Banten 15810.

20171126_102522

Baca di reviewnya sih, menu yang ngetop di sini itu semur jengkol dan ikan goreng sambal matah. Berhubung gue ga suka sama yang namanya jengkol, makanya gue dan nyokap nyoba ikan sambal matah nya aja. Ini nih tampilan ikannya:

20171126_103159

Rasanya gimana? Enaaaakkk…sambal matahnya berasa banget, apalagi pas cobain minyak bawangnya, berasaaaa… kolesterol langsung naik dah…Waakakaka..tapi beneran enak kok..nyokap aja sampai ngabisin punya gue juga, berarti kan emang maknyuss.

Selain ikan, gue ga foto2 makanan lainnya nich, lupa euy n hari ini juga rasanya ga gitu mood foto2 ya..jadinya fotonya seadanya aja deh. Mungkin kalau balik lagi ke sini, baru deh foto lebih detail. Tadi sih gue makan nasi uduk, kentang goreng kecap pakai buncis, sementara nyokap pesan nasi uduk, sayur pare, tumis cumi cabe ijo, n ikan sambal matah. Rasanya enak2 lho..gue sampai nambah nasi uduknya jadi 2 porsi…wekekekeke.

Ini tampilan dalamnya nih..bersih n lapang meski meja nya ga terlalu banyak

20171126_102536

Ini tampilan etalase makanannya, tinggal tunjuk aja mau yang mana. Harap dicatat, kalau makanannya melibatkan seafood alias ikan, cumi, dan teman2nya, harganya bisa lebih mahal yah…jadi siapin aja kocek yang agak tebal.

20171126_105628

Total pesanan

20171126_123131

Hahaha, lumayan ya harganya? Lumayan mahal sih untuk kelas nasi uduk… tapi menurut gue dengan kualitas dan rasa makanan nya ? Harganya oke, pas, dan mantap lha. Tempatnya juga bersih, minuman ada es teh, juga minuman cap badak. N kalau mau pesan ayam, tahu, tempe, atau makanan yang digoreng, mereka baru menggoreng ketika ada pesanan, jadi dijamin masih hangat dan fresh. Cuma yah kalau ramai, harap sabar saja menunggu ya. Tapi makanan siap sajinya juga banyak kok karena ini konsepnya ala prasmanan gitu. Jam bukanya dari jam 10 pagi – 9 malam ya. Tapi kalau datang pagi, belum semua makanan nya sudah selesai dimasak. Jadi kalau mau menu nya sudah lengkap, datanglah kemari setelah jam 11 siang… n belum ramai juga kalau jam segini. Buka dari Selasa-Minggu. Senin tutup.

Patokannya ini ruko2 di dekat Mall Summarecon Serpong (SMS), bisa dicapai dengan jalan kaki 10 menit dari SMS..Cusss..ayok lah.. kemari…

 

Saturday hangout at Asagao Coffee House

Berawal dari keinginan untuk ngumpul2 dan cari tempat baru yang nyaman tapi…masih deket dari rumah, akhirnya pilihan gue dan teman jatuh ke Asagao Coffee House yang terletak di: Ruko Graha Boulevard Blok A No. 9, Jalan Pondok Hijau Golf Raya, Gading Serpong. 

asagao door

Dari rumah gue naik Grab Bike ke sini n bayar 15 k. Kesulitannya dalam mencari tempat ini adalah letaknya yang agak tersembunyi dan tidak terlihat dari jalan raya. Jadinya gue n driver grab bike-nya pakai aplikasi Google Maps, n ternyata letaknya berdekatan dengan ruko Maybank dan A&W.

Begitu tiba, temen gue udah nunggu di dalam, n ternyata di dalam sudah penuh n banyak orang. Rupanya hari itu sedang ada interview. Sambil nunggu dipanggil interview, para pelamar juga membeli minuman atau kue.

Pilihan gue untuk nongkrong di sini Kori Mori (matcha) dan Brown cake, sementara temen gue memilih Caramel Frapuccino.

Di sini memang asyik buat foto2 karena dekorasinya memang sudah disesuaikan untuk keperluan foto, cahaya nya pun bagus dan pas untuk ngambil foto. Jadi di sini sih kita lebih banyak foto2nya ketimbang minum dan makan.

Nich contoh foto2nya..

Belajar foto ala selebgram

ala3

Lagi…

asagao

N ini ..lagi belajar cara foto receipt yang bagus

bill asagao

Tampilan dalam Asagao Coffee

Kesan?

Menurut gue tempatnya nyaman banget kalau mau kumpul 2-3 orang atau untuk kerja sambil browsing, dekorasinya juga keren, pelayanan ramah, minuman dan makanannya juga enak rasanya. Yang dirasa kurang hanya tempatnya kurang luas ya, hanya 1 lantai aja. Jarak antar meja juga terlalu dekat jadi kurang pas kalau mau ngobrol ramai2 (>4 orang), takut menganggu orang lain yang duduk di meja sebelahnya.

 

Makan di Genki Sushi Supermall Karawaci

Sejak dibuka di minggu pertama bulan November, gue sudah tertarik pengen nyoba makan di Genki Sushi. Saat gue cek harga waktu pergi dengan nyokap, harganya termasuk lumayan alias di atas rata2. Sehingga nyokap yang memang bukan penggemar makan sushi pun memilih makan di tempat lain. Tapi …hari Minggu kemarin (12 November), gue dan adik (sushi lover) akhirnya memutuskan untuk nyoba makan di sana.

Ini penampakan gerai Genki Sushi yang terletak di pintu masuk SOGO yang juga baru dibuka.

genki store

Di sini, kita memesan dengan menggunakan tablet, tinggal pilih mau makan apa (click gambarnya), dan jika ada yang tidak dimengerti, kita bisa menekan tombol “Call” pada tablet dan salah satu dari waitress/waiter nya akan membantu menjawab pertanyaan kita.

touch screen

Penampakan menu yang kami pesan minggu kemarin. Di sini kami sepakat untuk memesan Ryokucha (green tea) yang bisa refill jadi tiap kali mau refill kami akan menekan tombol call dan meminta waiter mengisi ulang green tea kami.

food

Penampakan bill (tagihan) dari makanan yang kami pesan. Bisa dilihat ya..ada peningkatan ..karena kami order terus…hehehe

price

Setelah makan lalu apa? Bayar duong…hihihi

Penampakan kasir

genki cashier

Penampakan di dalam gerai Genki Sushi

Dapat bonus voucher untuk kunjungan selanjutnya..horeeee!!

genki voucher

Kesan:

Kami berdua, khususnya adik sangat suka makan di sini, terutama saat makan sushi salmon, menurut dia daging salmon nya fresh dan nasinya juga lembut, cocok dijadikan sushi. Harganya memang lumayan mahal tapi sesuai dengan rasanya dan masih lebih murah dibanding makan di restoran sejenis.

O ya di sini juga mengusung konsep Kaiten Sushi atau Sushi Berputar yang ada conveyor beltnya untuk mengambil sushi pesanan kita. Namun sayang saat kami ke sana conveyor ini belum berfungsi jadi belum bisa coba. Semoga saat kami kembali ke sini, conveyor nya sudah bisa digunakan.

Sebelum lupa, ini penampakan yang makan sushi nya…

me

26 OCT 16

Hai hai *lambaikan tangan kanan-kiri*

Mau update blog dulu nich..jarang2 ada waktu luang begini kalau sekarang, secara jam ngajarnya udah padat jadi setiap kali kosong kalau ga koreksi, ya bikin soal, koreksi lagi, bikin soal … lagi…?

Gue lagi suka baca cerita di watty nih alias Wattpad. Gue udah lama sih download aplikasi ini, hanya saja karena cerita-cerita yang gue temukan mayoritas berbahasa Inggris jadinya gue malas buka2 lagi.

Nah akhir2 ini gue sering liat OS buku di FB (Luluk) share link cerita wattpad yang berbahasa Indonesia. Jadi gue mulai coba2 buka n lihat. Itu juga gue ga langsung addicted karena biarpun ada linknya tapi.. gue ga ngerti cara baca ke halaman selanjutnya, karena modelnya per chapter gitu. Dengan kata lain gue ga tahu cara pindah dari satu chapter ke chapter lainnya (ketauan deh nih oon-nya). Baru sekitar 2 mingguan ini lah.. gue udah mulai ngeh (ngerti) cara makai aplikasi ini n terpikat dengan beberapa ceritanya n baca langsung di wattpad. Biasanya (belum lama sih), gue beli bukunya / versi cetak cerita wattpad ini. Karena sekarang lagi booming tuh buku2 diterbitkan dengan tulisan *sudah dibaca 5 juta kali di wattpad*

Emang sih itu kata2 promosi, tapi pikiran gue dulunya (waktu awal beli). Memangnya telah dibaca berjuta kali itu jaminan kalau yang baca suka ceritanya? Bisa aja kan baca 1 chapter n ga suka, terus ga diterusin bacanya? dan itu udah dihitung sebagai *sudah dibaca*

Jadi gue masih jarang beli buku2 yang versi cetak wattpad, takut ceritanya ga bagus, soalnya harga buku nya mahal euy, >60 ribu rupiah ke atas. Paling kalau mau agak murah, beli yang kolpri (koleksi pribadi), atau yang second tapi masih bagus gitu. Cuma ya harus sabar lah.. sekitar 1-3 bulan dari diterbitin, baru bisa dapat versi secondnya.

Sekarang gue udah beberapa kali beli n ikutan PO (Pre-Order) buku dari Wattpad, cara gue milih yah, lihat comment sama jumlah orang yang ikutan PO. Kalau heboh, n banyak yang comment..wah kemungkinan ceritanya bagus nih. Setelah itu ya baca dulu sinopsisnya..cocok ga kira2 dengan selera eike, terus..cek harganya..(masuk akal ga dengan kalkulasi bulanan), kalau cocok ..tinggal comment “PO ya sis”. Udah selesai? Weits..belum dong….tunggu deh 1-2 bulan sampai bukunya “Ready” n tagihan akan dikirimkan ke inbox, transfer, buku dikirim… n…Happy Reading.!

Dari yang sudah gue baca (banyak juga yang gue udah beli tapi belum gue baca n masih tersegel rapi) yang paling gue suka itu karyanya Alma Aridatha yang judulnya Re-Tied (Cerita Radit n Uwi). Lucu, gokil..n gemesin. Gue tamat baca dalam sehari aja. Buku Alma lainnya gue baca di Google Play Book (Tied the Knot dan No Place Like Home), cuma gue lom beli, masih baca previewnya. Masih mikir juga beli versi cetaknya, karena tumpukan buku udah menggunung lagi di rumah. O ya bagi yang mau follow cerita by Alma bisa follow di @kinky_geek

Gue sih rencananya nih, mau jual beberapa buku gue..jadi ada space kosong di box buku gue yang udah kebanyakan entu. Tapi..sayang ya rasanya..lagian mau dijual brp an ya? Hmm.. pikir2 lagi dulu deh.

Kerja

Hai semuanya..

Pagi ini sudah sibuk dengan segala macam kerjaan. Ada satu rekan kerja di departemen gue yang lagi sakit. Sakitnya parah emang sih karena masalah psikis, jadilah gue dan bos gue (HOD) yang kebagian rezeki (tugas ngajar) ngisi kelasnya rekan gue yang sakit ini. Jadi yang biasanya jam gue agak lowong, sekarang mendadak padat n yah harus adaptasi lagi.

Karena mengajar itu kan butuh proses bonding juga dengan murid, jadi yah memang harus adaptasi lagi.

Curhat ga penting di siang bolong

Halah judul post kali ini.. hahaha ya seperti judulnya ya.. ga penting sebenernya buat dibahas tapi kok mengganjal di hati ya? Berarti lom ikhlas nih.. keluarkan..!

Merasakan dibenci / ga disukai orang itu memang ga enak ya..apalagi kalau secara langsung. Dan terutama dengan teman sekantor, emmm lebih ga enak lagi deh. Ketemu tiap hari booo. Berbeda pendapat memang biasa terjadi sih tapi kalau cara ngomongnya ga ngenakin..aduuuh. Semakin tambah ga enak karena outing event nanti bakal bareng sama orang ini, duuh makin ga enak. Udah coba tukaran dengan teman lain, tapi pada ga mau juga karena mereka ga mau satu grup dengan yang satu ini.

Enaknya gimana ya? Sabar kan ada batasnya yaa…apalagi kalau cara bicaranya nyelekit dan merasa paling benar sendiri. Belum lagi ada rencana jalan2 dengan grup lain n ada satu orang lagi yang bentrok kemarin, gue nya berusaha biasa tapi kayaknya pihak lain ga merasa biasa, sepertinya merasa sebal. Soalnya kalau ketemu belagak ga ngeliat gitu. Ga enak banget. Maunya sih ga jadi pergi aja, karena ngapain juga menghabiskan uang dan waktu dengan orang yang tidak menyenangkan…ya ga? Alasannya apa ya… sayang juga sebenarnya karena sudah beli tiket. Tapi…..

Hah……ga tau deh mau ngapain

Minggu – 6 Aug

Baru selesai baca buku When Snow Falls by Brenda Novak. Komentar? Baguuuusss.. meski gue lebih suka seri no 1 nya yaitu When Lightning Strikes. Mungkin karena cerita Gail dan Simon lebih heboh ya ketimbang Cheyenne. Gue juga suka nama-nama yang ada di novel ini, kesannya klasik…Cheyenne, Presley, Amos, Noah, Eve.. Pengen baca lanjutannya tapi belum sampai dari OS langganan. Ya sabar aja dah. Adik gue bilang “Cici mah ga bakal pernah kehabisan buku untuk dibaca” mengingat koleksi gue numpuk…3 lemari dan 4 box plastic. Wakakakaka. Apakah dibaca semua? Baca dong!!! Makanya gue beli!

Gue masih dalam dilema aja untuk beli ebookreader apa ga. Yang membuat gue tergiur karena harga Kindle Edition suka murah2. Mulai dari $1.99 – $4.99. Cuma ya itu…berbahasa Inggris. Bukannya ga bisa baca buku berbahasa Inggris sih..tapi belum bisa menikmati membacanya. Kayaknya kurang smooth gitu. Dan kalau Kindle kan terbatas ya..beli di Amazon aja. Kalau penerbit lain kurang. Belum kalau ebook berbahasa Indonesia..dijamin super jarang.

Untuk ebook berbahasa Indonesia, andalan gue sekarang masih Google Play Book. Karena dia nawarin preview/free sample beberapa chapter sebelum kita beli bukunya. Dan banyak penerbit lokal & indie di GPB.

Apa beli tablet aja yaa? Tapi… entar gue malah internetan yang lain dan bukannya baca buku? Dan gue mau ukuran yang kecil aja..segede buku gitu, biar ga berat pas gue pegang buat baca. Capek ga ya baca lewat tablet…kan ga ada e-ink kayak Kindle atau ebookreader lainnya? Dilema..dilema..dilema.

Gue serius mempertimbangkan ebook nich.. karena koleksi buku cetak gue udah memakan banyak tempat banget, cuma emang ga ada yang ngalahin kenikmatan baca buku cetak.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑