Night At Museum: Battle At Smithsonian

Larry Daley penjaga malam museum sejarah alam di New York kini telah menjadi CEO perusahaan inovatif yang menghasilkan produk-produk baru, Larry Devices. Hidup Larry berubah dari bukan siapa-siapa menjadi seorang yang berhasil dan sukses. Malam-malam yang ia lalui bersama para manekin dari museum sejarah telah mengubahnya menjadi seseorang yang berani maju. Bagi Larry para manekin itu adalah temannya. Di tengah kesibukannya Larry menyempatkan diri untuk mengunjungi teman-temannya di museum sejarah. Setibanya di sana Larry juga menemui mantan bosnya.
Museum itu telah ditutup dan akan direnovasi menjadi museum digital.
Di mana pengetahuan sejarah semuanya akan tampil 3D. Para manekin akan dikirim ke museum arsip federal di Smithsonian. Ted atau Theodore Roosevelt yang mengetahui hal itu melarang Larry memberitahu manekin lainnya, kalau malam ini akan menjadi malam terakhir mereka hidup kembali karena tablet Akhmenrah akan tetap berada di museum ini. Larry berusaha mencegah hal itu, ia menemui dewan federal museum untuk meminta mereka mengubah keputusan, tapi keputusan tetap sama, museum akan direnovasi supaya lebih ramai pengunjung.

Larry pulang ke apartemennya dengan kecewa. Ia memberitahu putranya mengenai hal itu. Nicky turut menyayangkan ditutupnya museum namun ia juga mengucapkan seandainya Larry masih bekerja di sana tentunya hal itu tidak akan terjadi. Larry menepis ucapan Nicky dengan mengatakan seandainya ia masih bekerja menjadi penjaga malam museum, ia tak akan bisa memberikan fasilitas apapun pada Nicky seperti sekarang. Kesedihan mereka berubah menjadi kepanikan akibat telpon Jedediah (manekin cowboy) yang meminta Larry menolong mereka dari serangan Kahmunrah yang menginginkan tablet Akhmenrah. Larry heran bagaimana mereka bisa hidup kembali sementara tablet itu masih tersimpan di museum New York.
Jedediah segera mengatakan Capuchin (monyet kecil pra sejarah) biang keladinya.
Merasa cemas dengan keadaan teman-temannya Larry segera berangkat ke Washington menuju Smithsonian. Di sana terdapat 19 museum berbeda-beda yang membuat Larry semakin pusing, Nikki pun turut membantu ayahnya dan menyelidiki Smithsonian melalui internet. Untuk dapat masuk ke tempat penyimpanan arsip federal, Larry harus memiliki kartu petugas karena tempat tersebut tidak dibuka untuk umum. Bagaimana caranya Larry bisa masuk ke sana ? Larry selalu punya 1001 cara. Apakah Larry bisa menyelamatkan teman-temannya dari Kahmunrah ? Dan bagaimana Larry menemukan pekerjaan yang bisa memberikannya kebahagiaan sejati ?

Simak filmnya…!! Seru!!

2 Comments Add yours

  1. garry says:

    bagus, tapi kurang tekanan! Perlu lebih “JDHEER!!!” begitu. Leluconnya harus disampaikan lebih “WAH” lagi!! Sertain gambar juga donggg

  2. grizzly bear says:

    aduh nih, mah film jadul… mana rekomendasi untuk film-film terbaru nya dong ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s