Aku ingin menjadi manusia seperti apa ya…

Kalau melihat keadaan di sekelilingku belakangan ini, membuatku jadi berpikir (biasanya ga pernah mikir kali ya) mengenai manusia. Ada yang ramah, baik, pintar, bodoh, jahat, keji, licik, dan aneka sifat lainnya. Masing-masing punya kehidupan dan pekerjaannya sendiri. Guru, pilot, arsitek, suster, perawat, pegawai kantoran. Mereka dengan keanekaragaman -nya membuatku bertanya “Apakah kehidupan yang saat ini dijalani merupakan pilihan hidup yang sebenarnya atau situasi yang membuat mereka berada di kehidupan sekarang ini?”

Kalau aku? Yah jujur aja jawabannya yang kedua. Menjadi seorang guru sebenarnya bukan merupakan pilihan hidupku. Tapi entah kenapa keadaan sepertinya selalu membuatku bekerja sebagai guru. Melamar pekerjaan di tempat lain ga diterima, yang diterima pasti yang jadi guru. Dipikir-pikir apa nasibku memang menjadi guru?  Karena kalau bicara cocok atau ga, kayaknya aku sama sekali ga cocok menjadi guru. Dan hal itu semakin kurasakan sekarang, rasanya pekerjaan ini tidak tepat untukku. Lalu pekerjaan apa dong yang pas..? Rasanya gue tipe orang yang susah fokus terhadap satu hal, banyak maunya tapi suka berhenti di tengah jalan. Ini juga yang sering terjadi, biasanya gue semangat hanya di awal, di tengah semangat turun, di belakang semangat mandek.

Yah menjadi apapun, gue ingin hidup ini bisa berguna untuk orang lain. Entah bagaimana caranya sih..? Dan gue ingin melakukan hal-hal yang masih bisa gue lakukan selama masih hidup, supaya ga ada lagi penyesalan di kemudian hari. Di saat gue sudah tidak mampu lagi berbuat apa-apa. Gue inget banget waktu SMP gue pernah ditanya oleh guru gue “Saat kamu meninggal, kamu ingin dikenang sebagai orang yang seperti apa?” Gue lupa akan jawaban teman-teman gue saat itu, namun gue ingat jawaban gue “Saya ingin dikenang sebagai orang yang memiliki kharisma tersendiri”. Kharisma yang bagaimana? Ga tau. Waktu itu gue ga pernah berpikir jauh. Cuma rasanya gue ini ga punya kharisma apapun deh. Teman gue rata-rata menilai gue sebagai orang yang pendiam, dingin, jutek dan penyendiri. Ya ada benarnya juga sih. Gue ga suka keramaian, dan emang lebih suka menyendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s