Passion

“You job is not your career”

Gue dapat kata-kata ini pas browsing KOMPAS.com. Kalimat tersebut gue dapat dari Rene Suhardono pemilik buku dengan judul tersebut. Kalau dipikir kembali selama ini motivasi gue bekerja masih sebatas karena gaji dan alasan ingin menunjang keluarga. Apakah pekerjaan gue membuat gue bahagia karena melakukannya? Jawabannya belum. Gue bekerja karena gue “harus” bekerja bukan karena gue “ingin” bekerja dan bukan juga karena gue “bahagia” melakukan pekerjaan gue sekarang. Gue bekerja karena kalau ga kerja gue ga makan, kalau ga kerja gue ga bisa membantu ekonomi keluarga, kalau ga kerja gue ga bisa memenuhi kebutuhan hidup gue, kalau ga kerja gue ga bisa membeli barang-barang yang gue suka, kalau ga kerja gue bakalan bosan setengah mati di rumah, dsb. Sehingga gue belum memiliki passion dalam pekerjaan gue sekarang, masih sering malas, masih sering mengeluh, masih sering menghindar dari pekerjaan gue dengan berbagai alasan.

Apakah berarti pekerjaan gue sekarang ga cocok dengan gue? Bisa “ya” bisa juga “tidak”. Gue ga benci mengajar..menurut gue mengajar itu cukup menyenangkan dan bisa memperkaya ilmu kita, bisa memperbaiki kekurangan dari ilmu yang telah kita dapatkan. Karena dengan mengajar gue harus melalui proses trial dan error terlebih dahulu baru bisa menyampaikan ilmu kita kepada orang lain (murid). Gue menikmati proses mengajar apabila orang gue ajar mau bekerjasama dengan gue dalam hal ini mau “mendengarkan” dan “memperhatikan”. Namun membuat orang lain mau mendengarkan dan memperhatikan itu bukan lah hal yang mudah sama sekali. Dibutuhkan daya tarik, cara pengucapan, gerak tubuh dan senyum yang mana dari semuanya ini bukanlah hal yang mudah buat gue tapi tetaplah harus gue usahakan karena ini pekerjaan gue. Belum lagi kalau kita ga disukai. Di tempat gue bekerja sekarang, gue mengalami kesulitan mengajar dengan anak-anak SMA. Yeah dari awal mereka udah ga suka sama gue. Kondisi sekarang lebih baik memang ketimbang kondisi gue saat pertama datang dulu, tapi yah tetap aja gue merasa ga dianggap dan kurang diterima. Perasaan seperti itulah yang membuat gue kurang betah dengan pekerjaan ini. Memang sih hanya 1 kelas yang seperti itu, tapi yah efeknya cukup lumayan buat gue. Makanya gue ga yakin apa iya gue cocok dengan profesi pengajar? Adakah profesi lain yang bisa membuat gue merasakan passion dalam bekerja? Gue berusaha mencarinya, karena yah gue ga mau bekerja dengan situasi seperti ini terus, malah sebisa mungkin gue ga ingin bergantung dengan suatu perusahaan saja, inginnya bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain atau dengan kata lain menjadi seorang entrepreneur. Mungkin terkesan muluk bila diucapkan tapi itu yang gue inginkan dan gue harapkan bisa tercapai. Sejauh apa jalan yang harus gue lalui ? Hanya Tuhan yang tau. Do the BEST and let GOD do the rest.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s