Khawatir

Khawatir, cemas, gundah, gelisah…hehehe rasanya inti dari semua kata itu sama yah. Apa sih penyebab semua itu? Biasanya karena adanya ketidakpastian. Seperti di lingkungan kerja gue sekarang, karena sudah mendekati tahun ajaran baru, rekan-rekan gue khawatir mengenai nasib pekerjaan mereka. Apakah akan bertahan, pindah kerja, pindah divisi? Kami semua lom tahu dengan jelas semua itu. Karena belum adanya pembicaraan lebih lanjut, sehingga menanti dengan perasaan cemas. Yang mau pindah, khwatir apakah akan dapat pekerjaan yang lebih baik? Yang tidak mau pindah, khawatir apakah perusahaan masih bersedia memakainya dan apakah ada kenaikan gaji n tunjangan? Banyak deh jenisnya. Gue sendiri lom tau mengenai nasib kerjaan tapi yah pasrah aja, gue udah berusaha sebaik mungkin. Lagipula gue percaya, selama kita masih niat bekerja, ada aja kok yang bisa kita kerjakan dan ada aja orang yang mau mempekerjakan kita. Yang penting mau usaha.

Yang jelas sedih juga kalau ada teman atau rekan yang kehilangan pekerjaannya. Apalagi kalau mereka sudah berkeluarga, lebih sedih lagi karena ada keluarga yang harus ditanggung. Semoga Tuhan memberikan yang terbaik bagi kita semua yaah…^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s