Alita @First

Judul: Alita @First

Pengarang: Dewie Sekar

Alita Prayoga sudah terbiasa mendengar nasihat kakaknya, mamanya, eyangnya, sahabatnya mengenai satu hal selama bertahun-tahun “Kamu boleh dekat sama Erwin, boleh temenan sama dia, tapi….jangan sampai naksir ya….Erwin itu ga cocok buat kamu”.

Memangnya siapa sih Erwin ini sampai orang-orang terdekat Alita mengatakan hal yang sama? Erwin adalah sobat kental kakak Alita yang bernama Yusa (akrab dikenal sebagai mas Yusa), orangnya ganteng, pinter, pandai bergaul, puitis, romantis, penyayang, lucu, eperytiiiing deeeeeh …semua yang disukai kaum hawa ada dalam diri si Erwin ini, terus kenapa dong cowok semupurna model gitu ga cocok buat Alita? Bukannya harus segera dimasukin daftar calon menantu ditambah lagi dia sobat kental mas Yusa kan? Harusnya di daftar dia masuk urutan pertama, ya ga ? Karena Erwin itu buaya darat, yang senang bermain-main dengan wanita.

Alita mengenal Erwin, saat pertama kali sang kakak tersayang membawanya ke Palembang, tempat tinggal Alita dan keluarganya. Sejak pertama bertemu Alita sudah menyukai Erwin…karena seperti yang dijelaskan di atas tadi Erwin itu “Eperyythiiing deeeeh”. Namanya juga manusia, namanya juga cewek, namanya juga hati….biar seantero melarang tapi Alita tidak bisa melarang hatinya suka sama Erwin. Dengan segera dia merasa cocok dengan sahabat kakaknya ini, apalagi usia mereka terpaut jauh (Erwin bahkan lebih tua dari Yusa) sehingga Alita merasa mendapat limpahan kasih sayang. Erwin sendiri sangat meyayangi Alita sebagai adiknya…ia tidak berani mendekati Alita secara terang-terangan karena ya itu tadi Alita itu adik Yusa dan Yusa tau banget soal prestasinya sebagai buaya darat.

Jadi dimulailah masa-masa Alita memendam perasaannya terhadap sang pujaan hati,  Alita merasa cukup puas apabila Erwin datang bersama Yusa ke Palembang, merasa sudah bahagia apabila Erwin mengiriminya buku-buku bekas (bekas dibaca Erwin maksudnya) untuk hobinya yang gemar membaca, sudah membara apabila melihat Erwin tersenyum padanya meski Alita tau arti senyum itu, hanya senyum seorang kakak. Yusa dan Erwin kuliah di Yogya, Yusa mengambil jurusan arsitektur, Erwin jurusan hukum. Selama di Yogya, Yusa tinggal di rumah eyang putri dari pihak ibunya sebab meski mereka tinggal di Palembang, keluarga mereka asli orang Yogyakarta.

Lulus SMA, Alita kuliah di Yogya, tujuannya hanya satu, supaya bisa berdekatan dengan Erwin. Sayangnya saat itu Erwin dan Yusa sudah lulus kuliah. Yusa bekerja di Surabaya, sementara Erwin bekerja di Jakarta. Namun meski demikian keduanya tetap saling berkomunikasi dengan bertukar puisi melalui email. Alita berhenti mengirimkan puisinya sejak ia tahu Erwin sudah memiliki kekasih bernama Tira. Sejak itu Alita mengganti nomor hp dan alamat emailnya, ia selalu menghindar saat Erwin berusaha menghubunginya. Di saat Alita menghindar, perlahan Erwin menyadari perasaan Alita terhadapnya, dan celakanya ia baru menyadari kalau ia juga menyukai Alita di ambang pernikahannya dengan Tira. Bagaimana kelanjutan kisah Alita dengan Erwin? Mampukah Erwin membalas perasaan Alita selama ini? Lalu bagaimana dengan kekasihnya Tira? Dan yang paling penting bagaimana caranya memberitahu Yusa? Hehehehe…untuk tau kelanjutannya, silahkan beli bukunya aja……

2 Comments Add yours

  1. erwin phil says:

    tokoh utamanya sama kayak nama gue..
    pengen beli bukunya tapi….

    1. roshpinna says:

      Tapi…apa mas?
      Ayo beli dong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s