Bandung trip 2015

Hi semua…

Sudah lama ya gue ga ngisi blog ini, jujur aja belakangan udah mulai jarang nulis..jadi blog ini sedikit terlupakan.

Anyway sekarang gue mulai aktif lagi nulis n berbagi pengalaman apa aja ..yang sekarang mau dibagi pengalaman waktu ke Bandung liburan July 2015 ini…

July kemarin ini gue n keluarga (mama n adik) berlibur ke bandung untuk 3 hari 2 malam. Kita udah lama banget ga ke Bandung jadinya ada beberapa hal yang harus diingat2 kembali. Kalau biasanya kita punya kenalan yang bisa antar kita keliling Bandung, sekali ini kita harus keliling sendiri. Jadi banyak hal yang harus diatur sendiri, mulai dari travel, hotel, juga sewa mobil.

Nah karena gue ini termasuk turis yang budgetnya ngepas jadi gue harus pandai2 mengatur supaya liburan berjalan menyenangkan, dan bukannya melelahkan.

Untuk hari pertama, karena kita cuma keliling area di pusat kota Bandung dan itu juga lokasinya ga terlalu jauh satu sama lain maka gue mutusin untuk menggunakan angkot sebagai sarana transportasi, kalau lokasi tempat yang dituju agak sulit dicapai dengan angkot (harus mutar atau beberapa kali ganti angkot), maka gue akan mencari taxi. Kenapa taxi? Well setelah dicoba, naik angkot n naik taksi ongkosnya ga beda jauh, malah kalau kita bawa rombongan lebih baik naik taxi karena hitungannya lebih murah. Contoh: naik angkot Rp. 5000 / org. Gue bertiga jadi Rp. 15.000 terus harus ganti angkot sekali, maka jadi Rp. 30.000 untuk ke lokasi A dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Kalau naik taxi waktu tempuh cuma 15-20 menit dan tarif cuma Rp. 25.000 pakai AC n ga perlu ribet ganti kendaraan.

Ternyata cara ini lumayan efektif selama gue keliling di bandung hari pertama, tempat2 yang ingin gue tuju seperti mie Rica jln. Kejaksaan, Tas Elizabeth, Warung Pasta di Jln. Ganeca, Rumah buku di Jln WR. Supratman semuanya tercapai n ga pakai acara nyasar.

Hari kedua gue memutuskan untuk sewa mobil karena kita mau mengunjungi tempat wisata yang tergolong cukup baru seperti Dusun Bambu dan Floating Market. Selain itu kami juga ingin beli L Sophia Lembang, ke PVJ, juga ke beberapa tempat makan yang lokasinya lumayan jauh satu sama lain. Sewa mobil kali ini gue pakai Alvin Tour, gue langsung tanya ke hotel tempat gue menginap dan mereka membantu mengatur urusan sewa mobil ini.

Hari ketiga gue ga kemana-mana, cuma manfaatin hotel sampai waktu check-out, lalu makan di CiWalk Mall n pulang naik travel. Untuk pulang pergi Karawaci-Bandung gue menggunakan jasa travel X-Trans karena dekat dengan rumah. Tarifnya Rp. 115.000/ org, dan Rp. 105.000 untuk pelajar (maks. S1, n tunjukkin kartu pelajar).

Hotel

Sekarang mari kita bahas tempat hotel dimana gue n keluarga stay untuk 3 hari 2 malam. Gue milih hotel Tebu yang terletak di Jln L.L.R.E. Martadinata No. 62. Lokasinya di pusat kota n dekat dengan FO atau tempat makan, jadi seandainya gue capek atau malas pergi jauh2, juga untuk hemat budget, gue tinggal jalan kaki aja di sekitar jalan itu. Gue booking hotel ini sekitar 1 bulan di muka melalu Agoda dengan pilihan “Free Cancellation and No Pay until (date)”. Alasannya karena gue masih lom pasti tentang tanggal kami menginap sebelumnya, jadi seandainya gue berubah pikiran atau tanggal harus berubah maka CC gue ga dicharge apapun.

Kenapa gue milih hotel Tebu? Karena gue tertarik sama kamarnya. Gue booked 90 degree room. Di mana di satu kamar (bisa untuk ber 4) terdapat dua lantai. Desain ruangannya menarik n rada beda dengan hotel yang pernah gue inapi sebelumnya makanya gue pilih hotel ini. Ini penampakan kamarnya

Deluxecopyright of http://tebuhotels.com/

Tarif yang tercantum di website hotel untuk kamar ini $150/night, tapi waktu gue booked melalui agoda gue dapat all-in 1.8 jt untuk 2 malam. Waktu itu agoda lagi promo 7 tahun anniversary jadi gue bisa dapat dibawah harga normal.

Kamar ini cukup luas dan nyaman, kita dapat ketel listrik, sabun, sampo, sikat gigi, odol, handuk (diganti yang baru tiap hari sama pihak hotel), teh dan kopi sachet, mineral water (free, n dapat yang baru tiap hari). Kamar mandi terletak di belakang partisi di lantai bawah (belakang bed). Sarapan hotel prasmanan mulai am 6 -10 pagi. Sarapannya terdiri dari roti panggang dengan selai,jus jeruk n jambu, susu, bubur, nasi goreng, beberapa lauk seperti perkedel, sop, bakso, ayam asam manis. Rasanya lumayan enak kalau bisa lebih bervariasi pasti lebih baik.

Ini foto-foto kamar yang diambil dari kamera ponsel gue: (under construction)

Floating Market

Dusun bambu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s